Dialog absurd di tengah kota Jakarta. Gak tahu kisah nyata atau bukan. Yang pasti semua ceritanya bersumber dari kiriman email pembaca setia. Asli buat ngakak..kalo kamu gak ngakak berarti mungkin kamu salah satu objek dalam cerita nguping Jakarta. hahaha...
Gak usah pake mangkok aja!
Nyonya: "Mbak, tolong beliin bakso di ujung jalan sana ya, beli empat bungkus, dua campur pake mie, dua baksonya aja..."
PRT Baru: "Yang baksonya aja pake kuah gak, bu?"
Jakarta, didengar oleh seseorang yang tertawa gila-gilaan.
Dulu di percetakan ya, mas?
Penjaga Parkir: "Wah mas, stiker parkir langganannya udah exemplar nih, besok diperpanjang ya."
Perkantoran Sudirman, didengar oleh pengemudi yang akhirnya sadar ada tulisan EXP di stikernya.
Pengetahuanmu luas, nak...
Mahasiswa #1: "Eh, lo demen Mocca gak?"
Mahasiswa #2: (berpikir sebentar) "Halal gak?"
Mahasiswa #1: "Ya elah, bukan mocca minuman, tapi Mocca band!"
Mahasiswa #2: (dengan begitu PD) "Ah, kalo band-band luar negeri gitu gua nggak demen..."
Jakarta, didengar oleh seseorang yang memejamkan mata dan berteriak dalam hati.
Belum, lagi jelek koneksinya.
Researcher: "Eh pensil gua kemana ya?"
Researcher Khusyuk Internetan: "Kenapa loe?"
Researcher: "Pensil gua ilang! Loe tau gak dimana? Udah gua cari
kemana-mana nih! Mana sih ya?
Researcher Khusyuk Internetan: "Udah loe cari di google belum?"
R&D Jakarta, didengar oleh satu divisi yang merasa salah satu dari mereka kena penyakit internetan akut.
Kalo bisa yang triple L!
Ibu #1: "Saya yang well-done ya."
Pelayan: "Baik, bu. (Ke ibu lainnya) Ibu steaknya mau gimana?"
Ibu #2: "Maksudnya mas?"
Pelayan: "Mau yang medium atau..."
Ibu #2: (Memotong dengan mantap) "Ooooh, saya yang large aja, mas!"
Restoran Steak di Jakarta Selatan, didengar oleh ibu lain yang merasa harus membenahi make-up tiba-tiba.
Makanya perhatian dong!
Si Pemimpi: "Gua pengen bikin bagasi gua jadi home theater deh."
Si Serius: "Hah, gimana caranya?"
Si Pemimpi: "Ya nanti gua mau tambahin (mulai penjelasan teknis)."
Si Serius: "Home theater portabel gitu?"
Si Pemimpi: "Ya nggak lah, gimana caranya loe bawa-bawa bagasi?"
Si Serius: "Ya ditenteng gitu? Eh, maksud loe bagasi apa nih?"
Si Pemimpi: "Ya itulah! Yang tempat parkir mobil... Masa loe gak tau sih?"
Si Serius: "Euh, itu kayaknya garasi kali!"
Reuni alumni di Jakarta, didengar oleh seseorang yang langsung harus ke kamar kecil.
Ah, jangan buka rahasia dong...
Tukang Sate: "Masnya apa nih?"
Mahasiswa Tegas: "Gua kambing! (ke temannya) Loe?"
Mahasiswa gemulai: "Aku ayam..."
Pondok Sate di Jakarta Barat, didengar oleh mahasiswi yang merasa mendengar
pengakuan.
Yang penting kan tata krama!
Pembeli Santun ke Penjual Sop Kaki: "Daging tiga sama kaki dua, udah itu aja. Eh, kakinya yang kanan ya!" (Semua pengunjung tertegun)
Penjual Sop Kaki: "Mmmm, kenapa harus yang kanan, Pak?"
Pembeli Santun: "Yaaa, biar lebih sopan aja... Kakinya yang kanan gituuu!"
Tenda Sop Kaki Kambing di Tebet, didengar semua pengunjung yang hampir tersedak.
Otomatis ya, mbak?
Kasir: "Mau order apa, mas?"
Pembeli: "Coca-Cola large satu, sama french fries satu... Itu aja, mbak."
Kasir: "Oke, saya ulang ya, Coca-Cola large satu, french fries large satu.
Mau tambah kentang gorengnya, mas?"
Restoran fastfood di Jakarta, didengar oleh pembeli yang merasa dicekokin.
Abis Bapak selalu pengen gabungin semua alternatif sih!
Account Director ke klien: "Tapi pak hal itu sulat dilakukan! (hening) Euh, saya mau milih antara sulit dan sukar malah keluar dua-duanya."
Kantor di Gatot Subroto, didengar oleh kolega yang diam-diam melipir.
Ini pasti artinya tentang teknologi...
Webmaster: "Gile, website bikinan orang-orang latin keren banget yah!"
Webdesigner: "Hah, tau dari mana loe itu buatan orang latin?"
Webmaster: "Itu ada tulisannya: Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit..."
Sebuah kantor di Palmerah, didengar oleh webdeveloper yang langsung ngakak tak terkendali.
Saya kan gak pernah ngerti dunia itu!
Pejabat: "Selamat sore, hari ini adalah hari yang bahagia karena kita
menjadi tuan rumah untuk event internasional yaitu Festival Seni Koremponter. .." (Seluruh hadirin tertawa)
Pejabat: "Maksud saya Korentomper. .."
Tamu Gemas: "Kontemporer, pak!"
Pejabat: "Ya harap maklum, saya kan bukan seniman!"
Galeri Nasional Jakarta, didengar oleh hadirin yang langsung mengeluarkan palu dan pahat.
Ini tindak lanjut yang penuh cinta!
Reporter: "Pak, bagaimana perkembangan kasus korupsi X, apakah ada tindak lanjut dari instansi bapak, seperti pemberian sanksi ?"
Pejabat: "Sejauh ini masih kita pantau dulu, hal ini sedang dibicarakan bagaimana2nya"
Reporter: "Apakah justru ini melibatkan orang dalam pak?"
Pejabat: "Loh, anda tidak boleh sembarangan begitu... Kita harus lihat situasi ini kiss per kiss nya..."
Reporter: "Maksud bapak case by case ?"
Pejabat: (malu) "Iyalah gitu."
Kantor Kepemerintahan, didengar oleh kameraman yang menutup mulutnya takut dicium...
Kan lulusan S3 Ilmu Angkotan!
Pengendara Motor Gak Sabar: "Maju dong! Dasar Bego!"
Supir Angkot Intelektual: "Kalo gua bego, gua gak bakal jadi supir angkot tau!"
Di bawah flyover Depok, didengar oleh penumpang angkot yang tiba-tiba mempertanyakan pendidikan yang dia jalani selama ini.
Gak mau tawar aja?
Mahasiswa Genit ke penjual kantin yang cantik: "Mau es teh... manis."
Kantin kampus Jakarta, didengar oleh teman yang tiba-tiba sok belajar buat UAS.
Si Pitung ada gak, Beh?
Penonton Berisik: "Naaah, nyang itu no Neo namenye, si Neo, Neo..."
Adegan di Layar: "Hello, Mr. Anderson..."
Penonton Berisik: ""Eh bukan ding, bukan Neo... itu Mr. Anderson namanya!"
Bioskop pinggiran Jakarta Timur, didengar oleh penonton di depan yang memilih antara tertawa atau melempar popcorn.
Friday, October 24, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment